Jumat, 30 Oktober 2015

Keajaiban Islam dan Al-Qur'an

Al Qur'an adalah firman Allah yang di dalamnya terkandung banyak sekali sisi keajaiban. Salah satunya adalah fakta bahwa sejumlah kebenaran ilmiah yang hanya mampu kita ungkap dengan teknologi abad ke-20 serta fenomena-fenomena alam ternyata telah dinyatakan Al Qur'an sekitar 1400 tahun lalu.

“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53)

Beberapa keajaiban-keajaiban Al-Qur'an tersebut antara lain:

1. Nebula (Teory BIG BANG)


Nebula yang dikenal dengan teory ledakan besar (big bang) adalah kumpulan 100 milyar galaksi yang berbentuk seperti bunga mawar. Ayat yang menjelaskan tentang fenomena nebula yaitu: 
 
 “Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi mawar merah seperti (kilapan) minyak. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” Q.S. Ar Rahmaan:37-38)
2. Orbit Alam Semesta

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (QS. Al Anbiya: 33)

Bintang, planet, dan bulan berputar pada sumbunya dan dalam sistemnya, dan alam semesta yang lebih besar bekerja secara teratur. Semuanya bergerak pada orbit tertentu.

3. Kabut Asap di Indonesia 

Kabut asap yang melanda Pulau Kalimantan dan Sumatera sudah berlangsung sekitar empat bulan. Total lahan yang terbakar di dua wilayah tersebut menurut data  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencapai 1,7 juta hektar. Musibah ini menimbulkan kerugian besar bagi swasta dan pemerintah. Berdasarkan data dari Center for International Forestry Research (CIFOR), kerugian akibat kabut asap mencapai Rp200 trilliun. Jumlah ini hanya perhitungan kasar dilihat dari dampak ekonomi, tanaman yang terbakar, air tercemar, penerbangan dan juga korban jiwa.


Lantas benarkan asap ini merupakan faktor alam atau faktor kelalaian manusia saja?  Ternyata musibah asap ini sudah dijelaskan dalam Alquran. Semua musibah dan bencana besar yang menimpa manusia selalu terkait dengan kekufuran atau keingkaran manusia. Dalam Al-Qur'an Surah At-Taghabun ayat 11 Allah SWT berfirman yang artinya,
 

 "Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa (seseorang) kecuali dengan izin Allâh; barang siapa yang beriman kepada Allâh, niscaya Dia akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya. Dan Allâh Maha Mengetahui segala sesuatu."

Dalam QS. Ad-Dukhan ayat 9-11 Allah berfirman:

“(Mereka tidak meyakini kebenaran yang dijelaskan kepada mereka), bahkan mereka masih tenggelam dalam keraguan sambil bermain-main (Dalam Urusan Agama). Dan Tunggulah, pada hari ketika langit membawa kabut asap yang tampak jelas. Yang meliputi seluruh manusia dan inilah azab yang pedih”. (Q.S Ad-Dukhan ayat 9-11)

4. Api di Dalam Laut



Baru-baru ini Discovery mempublikasikan video yang berisi munculnya sebuah fenomena retakan di dasar lautan yang mengeluarkan lava. Para ilmuwan menyelam ke dasar laut sedalam 1.750 kilometer di lepas pantai Miami. Sbagovich bersama kedua rekannya menggunakan kapal selam canggih yang kemudian beristirahat di batu karang dasar laut. Di dasar laut itulah, mereka dikejutkan dengan fenomena aliran air yang sangat panas mengalir ke arah retakan batu. Kemudian aliran air itu disertai dengan semburan lava cair panas menyembur layaknya api didaratan, dan disertai dengan debu vulkanik layaknya asap kebakaran di daratan. Lava ini menyebabkan air mendidih hingga suhunya lebih dari seribu derajat celcius. Meskipun suhu lava tersebut luar biasa tingginya, ia tidak bisa membuat air laut menguap, dan walaupun air laut ini berlimpah-luah, ia tidak bisa memadamkan api.

Allah berfirman dengan fenomena yang luar biasa ini, yang artinya:

 "Ada laut yang di dalam tanahnya ada api," (QS. Ath-Thur ayat 6)

Nabi SAW juga bersabda:

"Tidak ada yang mengarungi lautan kecuali orang yang berhaji, berumrah atau orang yang berperang di jalan Allah. Sesungguhnya di bawah lautan terdapat api dan di bawah api terdapat lautan," (HR Abu Daud)

5. Lautan Yang Tidak Bercampur Satu Sama Lain

"Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing." [QS. Ar-Rahman ayat 19-20]
 
Mukjizat Alquran: Dua Lautan Ini Tidak Saling Bercampur

Penelitian yang dilakukan oleh seorang Oceanografer asal Perancis ini mengungkap misteri dari surat Ar-Rahman ayat 19-20 tersebut. Peneliti bernama Jaques Yves Cousteau itu mengunkapkan bahwa penelitian tersebut dilakukan ketika ia dan tim melakukan eksplorasi bawah laut. Pada saat itu, ia menemukan bahwa ada kumpulan air tawar yang tidak bercampur dengan air laut. Laut tersebut merupakan pertemuan Samudra Atlantik dan Mediterania. Pada saat menemukan hal menakjubkan tersebut, peneliti tersebut berujar, "'Seolah-olah ada dinding yang membatasi kedua aliran air itu," ujarnya. Karena penasaran, ia kemudian terus mencoba untuk menemukan apa yang membatasi dua lautan tersebut hingga tidak bercampur satu sama lain. Namun ia tidak pernah menemukan jawaban dari peristiwa ganjil tersebut.

6. Sungai di Dasar Laut

Ternyata Sungai di Bawah Laut Sudah Dijelaskan Dalam Al-Qur’an

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Salah satu bukti dari keajaiban ini berawal dari penelitian seorang ilmuwan yang mengemukakan adanya air tawar di dalam air asin ketika sedang melakukan penyelaman. Pada awalnya, ilmuwan tersebut sama sekali tak percaya bahwa Ia sedang menemukan air tawar yang dapat terpisah dengan sendirinya di dalam lautan yang memiliki air asin. Namun ternyata hal itu benar adanya. Ketika diselami lebih dalam lagi, ternyata di dalam laut tersebut terdapat sungai yang memiliki air tawar. Meskipun hal ini berhasil membuat para ilmuwan takjub akan keajaibannya, namun ternyata ada sebuah ayat dalam Al-Qur’an yang menjelaskan mengenai hal ini.

Ketika air tawar tersebut tidak tercampur dengan air asin di bawah kedalaman laut, logika manusia akan menyebutkan bahwa ada dinding yang dibuat di antara kedua sumber air tersebut. Namun ternyata dinding tersebut tak pernah dibuat oleh manusia. Kenyataannya ialah, ada semacam dinding alami yang ternyata tak tertembus dan membuat air tawar dan air laut itu menjadi tercampur. Dinding tersebut telah diciptakan oleh Allah dan hal itu telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an. Tak hanya sekedar terpisah dari air asin secara alami, namun ada hal lain yang menakjubkan dari fenomena sungai air tawar yang terdapat di kedalaman laut. Namun, di sekitar tepian sungai air tawar tersebut, ternyata ditumbuhi berbagai dedaunan yang terdapat di sepanjang tepiannya. Seperti layaknya sungai air tawar yang terdapat di daratan, berbagai jenis dedaunan tumbuh di sepanjang sungai air tawar tersebut da menambah keindahan sungai air tawar di bawah laut tersebut.
Demikianlah beberapa keajaiban keajaiban Al-Quran. Masih banyak keajaiban-keajaiban Al-Qur'an yang lainnya. Al-Qur’an menjadi salah satu bukti kuat bahwa Allah menciptakan semesta yang penuh dengan misteri dan juga bukti akan kebesaranNYA.

Sabtu, 24 Oktober 2015

Belajar Dari Kesalahan



Belajarlah diam..

Karna aku pernah terjatuh dalam banyaknya perkataan..

Belajarlah sendiri.. 
Karena aku pernah terjebak dalam kebersamaan..
Aku pernah terlalu percaya kepada teman, hingga akhirnya aku mati termakan omongan.. 
Aku pernah membela-belakan jaga perasaan teman..
Padahal ternyata dia tak pedulikan..

Belajarlah berkhusnudzon..
Mungkin ini teguran Allah tuk kepribadianku.. 
Mungkin aku terlalu jauh dari-Nya..
Mungkin Allah inginkanaku  hanya yakin pada-Nya, bukan pada hambaNya..
Mungkin saja Allah ingin mengajarkanku makna keikhlasan..
Mungkin saja Allah ingin mengajarkanku makna ketulusan..

Belajarlah jangan terlalu mempercayai teman..
Aku pernah telah berusaha baik pada seseorang.. 
Namun ternyata, dia patahkan kepercayaanku itu dan rusak semuanya.. 
Aku telah berusaha banyak mengalah, tapi ternyata dia tidak sadar juga..
Atau malah dia pura-pura lupa? Entahlah.. 

Saatnya kita berubah. Maaf maksudnya aku. 
Aku harus berubah..
Segala kesalahan yg dulu..
Semoga tak akan kuulang lagi..