Hai kamu,
Apakah kamu mengenalku?
Mungkin kamu memang tau padaku, tapi aku yakin, kamu tidak mengenalku..
Jujur aku tidak mengenalmu, bahkan aku hanya tau kamu baru baru saja dari cerita seseorang padaku..
Disini, bolehkah aku bertanya?
Apa yang membuat kamu, orang yang tidak mengenalku sama sekali, membenciku?
Pernahkah aku mengusik hidupmu?
Pernahkah aku menyakiti keluargamu?
Atau pernahkah aku mengambil apapun milikmu?
Seingatku tidak..
Aku tidak pernah melakukan semua itu..
Dan jika kamu mengenalku dengan baik, kamu akan tau aku tipikal orang yang sama sekali tak perduli dengan hal yang tidak ada hubungannya denganku..
Apalagi itu kamu, yang jelas jelas aku tidak mengenalmu..
Aku lebih baik ngurusi hidupku, bekerja, main, nongkrong, traveling, shopping atau cari kesibukan lain yang positif daripada harus ngurusi hidup orang dan kebencian orang yang aku kenal saja, enggak..
Jujur saja aku kasihan padamu..
Hanya karna hal sepele, semua orang jadi tau privasi hidupmu..
Kalau aku jadi kamu, aku sudah sangat malu..
Karena bagiku privasi itu hal yang krusial sekali..
Aku pribadi sangat menjaga privasiku..
Aku hanya menunjukkan apa yang ingin dan pantas aku tunjukkan ke orang lain..
Jadi, jika ada seseorang yang bilang dia sangat mengenalku, dia salah besar..
Tak ada yang benar benar mengenalku, dia hanya mengenalku dari apa yang aku tunjukkan padanya..
Oh iya, aku harus mengucapkan terima kasih padamu..
Sebelum ini aku menganggap tak ada hal istimewa dalam diriku..
Ternyata aku salah..
Bukankah ada kamu yang membenciku, padahal kita kenal saja tidak..
Bukankah jika seseorang membenci orang lain, misalkan A membenci B, itu berarti ada hal dalam diri B yang A tidak memilikinya..
Itu artinya aku spesial, buktinya bisa membuat orang seperti anda membenciku..
Aku sangat sangat berterima kasih..
Dan ini satu kali lagi,
Untuk mu, wanita cantik yang membenciku..
Ini bentuk simpati ku padamu..
Jadi dengarkan aku..
Kamu itu mahal, semua wanita mahal..
Tapi kelakuanmu itu yang membuatmu jadi tidak mahal..
Aku tidak mengatakan murah, sebab itu terdengar kasar untuk wanita secantik dan selembut kamu..
Tapi ayolah, sikapi dengan bijak..
Apakah dengan 'patah' mu, kamu berhak membenci ku dan membuat beberapa orang ikut membenciku?
Bukankah dengan begitu kamu malah menyakiti orang-orang yang kamu sayang?
Orang-orang itu kamu isi hatinya dengan kebencian..
Kamu cantik kan?
Sibukkan dirimu dengan hal hal yang cantik, dengan sibuk sibuk yang baik..
Tenang saja kalau masalah takdir..
Yakinilah jika dia takdirmu, tanpa kamu menyakiti orang lain dan tanpa kamu kejarpun, dia akan kembali padamu..
Tapi jika dia bukan takdirmu, sememaksa apapun kamu, dia tidak akan berjalan ke arahmu, dia akan mencari takdirnya sendiri..
Jadi, kalau urusan takdir, tidak usah meragukan rencana Tuhan..
Dia perancang rencana terbaik..
Dan Dia penulis takdir yang handal..
Jadi gimana?
Masih mau membenciku?
Atau mau berteman denganku?
Nanti kuceritakan apa yang tidak engkau ketahui tentangnya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar