Aku tidak malu memperjuangkanmu dan
perasaanku sendiri.
Aku berjuang untuk sebuah kebahagiaan
yang kuharapkan, nantinya, akan menjadi bagian yang bisa ku kenang dihari tua,
saat kita bersama.
Aku berjuang sebab tahu bahwa kau pantas
diperjuangkan, dan mampu memperjuangkanku juga.
Namun rasanya kau masih malu melakukan
itu.
Ada apa?
Bolehkah aku tau?
Apakah ada hal yang masih kau
perjuangkan di luar sana?
Atau memang aku belum pantas diperjuangkan
olehmu?
Baiklah kalau begitu, kubiarkan kau
menuntaskannya dulu, baru setelah itu, berjuanglah bersamaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar