Minggu, 20 September 2015

Untukmu, Lelaki Yang Kelak Akan Menghabiskan Waktu Denganku





Hai kamu.
Aku tidak tahu siapa dirimu.
Tapi siapapun kamu, dimanapun kamu, yang jelas kamu adalah lelaki yang selama ini kunantikan kedatangannya.
Kita akan bertemu suatu saat nanti.
Atau bahkan kita pernah berjumpa namun tak kita sadari bahwa kita tercipta untuk saling melengkapi.

Aku penasaran, cinta seperti apakah yang nantinya akan kamu persembahkan?


Selama ini aku belum pernah tahu bagaimana sebenarnya cinta harus berjalan.
Selama ini banyak pria yang mendekati dan dengan perjalanan itu aku tahu seperti apa pria yang aku butuhkan agar aku mampu berkembang.
Dan bersamamu nanti aku yakin bahwa aku akan mendapatkan cinta yang hebat dan indah.
Kuharap kamu di sana juga sama berharapnya.
Berharap bahwa penantian ini tak akan sia-sia.

Jika saja aku jatuh cinta dengan sosok yang berbeda, apakah masih akan sama rasanya? 

Apakah aku masih akan tertuju padamu? 
Kadang aku bertanya-tanya.
Bagaimana aku bisa jatuh cinta denganmu sedangkan bertemu muka pun rasanya belum.
Sungguh diri ini teramat antusias untuk melakukan berbagai hal menarik bersama-sama.
Padahal dalam mimpi pun kita belum pernah berjumpa.
Tapi aku yakin bagaimanapun caranya, kita akan bertemu dan saling jatuh cinta.
Cinta yang kita rasakan adalah sebenar-benar rasa sehingga tak lama kemudian kita menikah.
Kita akan memberikan berbagai makna baru di dalam kehidupan yang kita jalani bersama.
Kita akan berkelana ke tempat-tempat menarik di Indonesia.
Kemudian kita akan memiliki anak-anak yang lucu, serta menjadi orang tua terbaik yang pernah ada.
Dan akhirnya kita menua bersama-sama.
Menyaksikan anak-anak tumbuh dengan bahagia hingga akhirnya hanya tinggal kita berdua.
Berdua menikmati usia senja dan duduk di beranda sembari menikmati hangatnya teh manis.
Kita akan melakukan banyak hal hebat berdua, sayangku.

Kita akan membuktikan pada dunia bahwa kita memang layak bersatu.

Kita akan saling mengasihi.
Kita akan saling mengajarkan satu sama lain tentang berbagai pelajaran berharga.
Kita akan mengingat apa yang benar-benar bermakna dalam hidup dan tetap mempertahankannya.
Kita akan menjadi pasangan yang saling melengkapi.
Dan tentu saja, kita akan tertawa bersama-sama.

Aku tak sabar untuk segera bertemu dan mengenalkanmu kepada ayah ibu.
Aku tak sabar untuk bertemu kedua orang tuamu dan berkata bahwa perempuan inilah yang akan menemanimu.
Aku tak sabar untuk mengikat janji denganmu dan mengecupmu di hadapan Tuhan.
Aku tak sabar untuk memiliki cinta terhebat dalam hidup bersamamu.
Dan kuharap kau pun begitu.

Aku tak sabar untuk menghabiskan waktuku selamanya bersamamu, calon ayah terbaik untuk anak-anakku.
Dan terakhir... aku tak sabar untuk segera mencintaimu.


Dari calon ibu terbaik untuk anak-anakmu.
*ModifikasiHipwee

Tidak ada komentar:

Posting Komentar