Sabtu, 30 Juni 2018
Maukah?
Thats!! Modus? Atau Tulus?

Pukul dua pagi, awan mendung kemerahan memenuhi langit seperti senja yang berdarah.
Jumat, 22 Juni 2018
23:07
Tuan,
Aku ingin kau mendengarkan cerita singkatku ini.
Kita tak pernah saling kenal sebelumnya.
Saat perkenalan pun kita hanya menjadi teman.
Hingga akhirnya kau memberi banyak perhatian.
Menyemangati setiap hariku, menyampaikan kerinduanmu, dan menyapaku disaat paling sibuk dari hari-harimu.
Ketika itu aku berpikir, ya memang sudah sewajarnya kau begitu baik padaku.
Bukankah seorang teman memang wajar berbuat baik pada temannya.
Dan bukankah semua teman-teman lelakiku juga seperti itu.
Begitu sangat perhatian.
Namun, ada satu perasaan yang tidak aku mengerti.
Ketika kau diam, hilang, tanpa kabar – itu sangat meresahkanku.
Aku khawatir padamu, dan tidak jarang pula aku menunggu kabarmu bahkan sampai menangis tanpa alasan.
Dan titik paling parah dari rasa khawatir dan salah mengartikan sikap baikmu adalah aku takut kehilanganmu.
Kehilangan seseorang yang bahkan belum tentu ditakdirkan untukku.
Senin, 21 Mei 2018
Surat terbuka untuk wanita cantik yang membenciku
Hai kamu,
Apakah kamu mengenalku?
Mungkin kamu memang tau padaku, tapi aku yakin, kamu tidak mengenalku..
Jujur aku tidak mengenalmu, bahkan aku hanya tau kamu baru baru saja dari cerita seseorang padaku..
Disini, bolehkah aku bertanya?
Apa yang membuat kamu, orang yang tidak mengenalku sama sekali, membenciku?
Pernahkah aku mengusik hidupmu?
Pernahkah aku menyakiti keluargamu?
Atau pernahkah aku mengambil apapun milikmu?
Seingatku tidak..
Aku tidak pernah melakukan semua itu..
Dan jika kamu mengenalku dengan baik, kamu akan tau aku tipikal orang yang sama sekali tak perduli dengan hal yang tidak ada hubungannya denganku..
Apalagi itu kamu, yang jelas jelas aku tidak mengenalmu..
Aku lebih baik ngurusi hidupku, bekerja, main, nongkrong, traveling, shopping atau cari kesibukan lain yang positif daripada harus ngurusi hidup orang dan kebencian orang yang aku kenal saja, enggak..
Jujur saja aku kasihan padamu..
Hanya karna hal sepele, semua orang jadi tau privasi hidupmu..
Kalau aku jadi kamu, aku sudah sangat malu..
Karena bagiku privasi itu hal yang krusial sekali..
Aku pribadi sangat menjaga privasiku..
Aku hanya menunjukkan apa yang ingin dan pantas aku tunjukkan ke orang lain..
Jadi, jika ada seseorang yang bilang dia sangat mengenalku, dia salah besar..
Tak ada yang benar benar mengenalku, dia hanya mengenalku dari apa yang aku tunjukkan padanya..
Oh iya, aku harus mengucapkan terima kasih padamu..
Sebelum ini aku menganggap tak ada hal istimewa dalam diriku..
Ternyata aku salah..
Bukankah ada kamu yang membenciku, padahal kita kenal saja tidak..
Bukankah jika seseorang membenci orang lain, misalkan A membenci B, itu berarti ada hal dalam diri B yang A tidak memilikinya..
Itu artinya aku spesial, buktinya bisa membuat orang seperti anda membenciku..
Aku sangat sangat berterima kasih..
Dan ini satu kali lagi,
Untuk mu, wanita cantik yang membenciku..
Ini bentuk simpati ku padamu..
Jadi dengarkan aku..
Kamu itu mahal, semua wanita mahal..
Tapi kelakuanmu itu yang membuatmu jadi tidak mahal..
Aku tidak mengatakan murah, sebab itu terdengar kasar untuk wanita secantik dan selembut kamu..
Tapi ayolah, sikapi dengan bijak..
Apakah dengan 'patah' mu, kamu berhak membenci ku dan membuat beberapa orang ikut membenciku?
Bukankah dengan begitu kamu malah menyakiti orang-orang yang kamu sayang?
Orang-orang itu kamu isi hatinya dengan kebencian..
Kamu cantik kan?
Sibukkan dirimu dengan hal hal yang cantik, dengan sibuk sibuk yang baik..
Tenang saja kalau masalah takdir..
Yakinilah jika dia takdirmu, tanpa kamu menyakiti orang lain dan tanpa kamu kejarpun, dia akan kembali padamu..
Tapi jika dia bukan takdirmu, sememaksa apapun kamu, dia tidak akan berjalan ke arahmu, dia akan mencari takdirnya sendiri..
Jadi, kalau urusan takdir, tidak usah meragukan rencana Tuhan..
Dia perancang rencana terbaik..
Dan Dia penulis takdir yang handal..
Jadi gimana?
Masih mau membenciku?
Atau mau berteman denganku?
Nanti kuceritakan apa yang tidak engkau ketahui tentangnya..
Minggu, 18 Maret 2018
Terserah anda, suka suka anda.
Seperti apa diriku itu tergantung pemikiranmu..
Semua terserah padamu..
Seperti apapun aku bicara dan membela diriku, bila menurutmu aku buruk, tetap buruklah diriku..
Sebaliknya, walaupun aku diam atau pentakilan gimana pun, bila menurutmu aku baik, baik lah diriku..
Yang aku syukuri, surga dan nerakaku tak bergantung pada penilaianmu ataupun anggapanmu, melainkan pada penilaian Allah..
Jadi seburuk apapun aku dimatamu, aku tak akan menyangkalnya..
Waktuku didunia tak banyak, akan sangat sia sia jika kugunakan untuk memikirkan kebencianmu padaku..
Masalahku sendiri sudah banyak, tak ingin ku menambah keruwetan..
Kenapa?
Kenapa dulu saya sangat mencintainya? Sesederhana karena dia tidak pernah menyembunyikan centang biru di whatsapp-nya. Begitu sederhana, bahwa saya tahu, dia sudah membaca pesan saya, dan dia membalas dengan tujuan untuk meredam rasa khawatir saya terhadap sosoknya.
Kenapa dulu saya bisa sangat mengaguminya? Karena ketika bertemu, dia sodorkan ponselnya, ketika saya bertanya terntang seseorang yang membuat saya cemburu. Dia bahkan berkata, “Kamu buka bbm, whatsapp, line aku deh. Chat aku biasa aja ke dia. Dianya aja yang lebay. Udah nggak aku balas juga, kok.”
Kenapa dulu saya sangat menginginkannya? Karena saat kami berdua, dia selalu meminta saya berfoto bersamanya. Lalu, dia “berkonsultasi” pada saya, dia berkata pada saya, “Enaknya aku tulis apa, ya, buat caption-nya? Kamu ada ide nggak?”
Kenapa dulu saya sangat sangat menyayanginya? Sesederhana karena dia tidak menyembuyikan apapun dari saya. Dia mengizinkan saya masuk ke dalam dunianya, tanpa menutupi segalanya. Bagi saya, sebagai perempuan, itulah yang sangat penting; saya dipercaya untuk tahu segalanya. Mengapa dia beritahu segalanya pada saya? Karena dulu katanya saya akan jadi bagian dari hidupnya.. Dia terlalu sempurna untuk perempuan biasa seperti saya. Seperti keajaiban.
Dulu tapi. Kalau sekarang?
Mungkin masih tersisa, dikit, tak banyak.
Atau mungkin malah hilang tak bersisa..